Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Agama’ Category

Pengobatan Gratis

Bagi kami berusaha membantu sesama adalah suatu upaya meningkatan kualitas hidup. Upaya yang kami lakukan sebatas permohonan kesembuhan kepada Yang Maha Pencipta, sama dengan usaha yang lainnya, baik kedokteran, tradisional ataupun yang lainnya.

Untuk itu kepada pembaca yang membutuhkan usaha penyembuhan, segera kirim email ke kami dan kami segera menyupayakan kesembuhan dengan sepenuh hati tanpa dipungut biaya apapun, yang jelas kita sama-sama mendoakan agar kita selalu diberi pertolongan, perlindungan dan keselamatan oleh ALLAH.

Agar memudahkan kami dalam permohonan penyembuhan, Kirimkan data anda ke dedyyulianto99@yahoo.co.id :

 

  1. Nama Lengkap Anda
  2. Tempat tinggal anda
  3. Sakit/Penyakit  anda

 

Ingat, bahwa hanya YANG MAHA BESAR DAN MAHA PEMURAH yang dapat menyembuhkan anda, dan yakinlah kesempatan selalu ada buat kita untuk berusaha sembuh dan hidup sehat.

Semoga kita selalu dalam perlindungan dan pertolongan YANG MAHA KUASA DAN MAHA PENOLONG

Read Full Post »

PERBANDINGAN MAZHAB

PERBANDINGAN MAZHAB
A. Perbandingan Mazhab
Perbandingan mazhab dalam bahasa Arab disebut muqaranah al-madzahib, kata muqaranah menurut bahasa, berasala dari kata kerja qarana yuarinu muqaranatan yang berarti mengmpulkan, membandingkan dan menghimpun. Pengertian ini diambil dari perkataan orang Arab yang berarti menggabungkan sesuatu. Mazhab asal artinya tempat berjalan, aliran. Dalam istilah islam berarti pendapat paham atau aliran seseorang alim besar dalam islam yang disebut imam seperti mazhab imam Abu Hanifah dan sebagainya. (lebih…)

Read Full Post »

Hadits Qudsi

Hadits Qudsi
Hadits Qudsi berasal dari kata quds yang berarti menyucikan ALLOH SWT. hadits Qudsi ialah hadits yang oleh Rasululloh SAW disandarkan kepada ALLOH SWT. Maksudnya Rasululloh SAW meriwayatkannya bahwa itu adalah kalam ALLOH SWT. Maka rasul menjadi perawi kalam ALLOH SWT ini dari lafal Nabi sendiri. Bila seseorang meriwayatkan hadits qudsi maka dia meriwayatkannya dari Rasululloh SAW dengan disandarkan kepada ALLOH SWT, dengan mengatakan:
`Rasululloh SAW mengatakan mengenai apa yang diriwayatkannya dari Tuhannya`,
atau ia mengatakan:
`Rasululloh SAW mengatakan: ALLOH SWT telah berfirman atau berfirman ALLOH SWT .` (lebih…)

Read Full Post »

IMAM SYAFI’I DAN PEMIKIRAN METODOLOGI

Pendahuluan
Boleh dikatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang penduduknya mayoritas muslim terbesar di muka bumi. Sebagian besar adalah penganut madzhab Syafi’i, tapi boleh jadi tidak terlalu banyak yang mengetahui bahwa mereka menganut suatu madzhab yang dibangun oleh seorang yang sangat besar peranannya dalam merumuskan dan mensistematisasikan metodologi pemahaman hukum Islam.
Mula-mula adalah Nabi Muhammad sendiri sebagai utusan Allah yang bertindak dalam memutuskan dan menyelesaikan suatu perkara yang terjadi di masyarakat. Keputusan yang beliau tetapkan itu berdasarkan wahyu ataupun merupakan kebijaksanaan beliau sendiri bahkan tidak jarang melalui musyawarah dengan para shahabat beliau. Dan para shahabat sendiripun yakin bahwa perkara apapun yang ditetapkan adalah jalan yang terbaik bagi mereka sekalipun itu merupakan kebijaksanaan Rasulullah sendiri. Hanya dalam beberapa hal saja Rasulullah mengambil suatu keputusan tanpa melalui musyawarah, yaitu ketika beliau yakin benar tentang apa yang terbaik yang harus dilakukan.
Setelah Rasuluillah wafat, estafet beliau dalam kepemimpinan dilanjutkan oleh Khulafa al-Rasyidin. Pada masa-masa tersebut terjadi berbagai masalah yang tidak didapati ketika Rasulullah Saw masih berada di tengah-tengah mereka. Sehingga meskipun sangat terbatas muncul ijtihad shahabat yang pada akhirnya diteruskan oleh para generasi-generasi selanjutnya setelah mereka. Dalam hal ini termasuk Imam Syafi’i yang memberikan alternatif dalam memahami hukum Islam (Fiqh) melalui nash-nash yang terdapat dalam al-Al Quran, al-Sunnah maupun Ijma’ shahabat dan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada. (lebih…)

Read Full Post »

Pengertian Takhrij
Takhrij menurut bahasa mempunyai beberapa makna. Yang paling mendekati di sini adalah berasal dari kata kharaja ( خَرَجَ ) yang artinya nampak dari tempatnya, atau keadaannya, dan terpisah, dan kelihatan. Demikian juga kata al-ikhraj ( اْلِإخْرَج ) yang artinya menampakkan dan memperlihatkannya. Dan al-makhraj ( المَخْرَج ) artinya artinya tempat keluar; dan akhrajal-hadits wa kharrajahu artinya menampakkan dan memperlihatkan hadits kepada orang dengan menjelaskan tempat keluarnya.
Takhrij menurut istilah adalah menunjukkan tempat hadits pada sumber aslinya yang mengeluarkan hadits tersebut dengan sanadnya dan menjelaskan derajatnya ketika diperlukan.
Sejarah Takhrij Hadits
Penguasaan para ulama terdahulu terhadap sumber-sumber As-Sunnah begitu luas, sehingga mereka tidakmerasa sulit jika disebutkan suatu hadits untuk mengetahuinya dalam kitab-kitab As-Sunnah. Ketika semangat belajar sudah melemah, mereka kesulitan untuk mengetahui tempat-tempat hadits yang dijadikan sebagai rujukan para ulama dalam ilmu-ilmu syar’i. Maka sebagian dari ulama bangkit dan memperlihatkan hadits-hadits yang ada pada sebagian kitab dan menjelaskan sumbernya dari kitab-kitab As-Sunnah yang asli, menjelaskan metodenya, dan menerangkan hukumnya dari yang shahih atas yang dla’if. Lalu muncullah apa yang dinamakan dengan “Kutub At-Takhrij” (buku-buku takhrij), yang diantaranya adalah :
(lebih…)

Read Full Post »